Skip to main content

Panduan Lomba Cipta Puisi Se-Madura



PANDUAN LOMBA KARYA PUISI SE-MADURA  2019
PAC IPNU-IPPNU KECAMATAN GALIS

    A.     TEMA
“MERDEKA INDONESIAKU”

    B.     SYARAT KETENTUAN
1.      Peserta merupakan pelajar SMP/SMA se-derajat
2.      Karya asli (bukan plagiasi), belum dipublikasan dan belum pernah menang dalam sebuah perlombaan
3.      Peserta merupakan delegasi dari sekolah SMP/SMA se-derajat di Madura
4.      Setiap peserta maksimal mengirim 2 puisi yang berbeda
5.      Didalam puisi terdapat judul, isi puisi, dan identitas penulis (berisi nama, ID Instagram, Nomor WA, dan E-mail)
6.      Wajib Share pamflet ke 3 group WA
7.      Wajib follow IG pacgalis
8.      Penyelenggara lomba tidak bertanggung jawab jika  ditemukan plagiasi dalam puisi
9.      Puisi yang dikirim sudah menjadi hak panitia
10.  Puisi dikirim ke www.pacgalis92@gmail.com
11.  Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu-gugat

    C.     TAHAP REGISTRASI
1.      Kirim data diri peserta dengan format pendaftaran: Nama_Alamat_Delegasi_E-mail_Judul Puisi ke nomor WhatsApp 0823-3659-7983 (Rekanita Isna Fitriyati) dimulai dari tanggal 25 Juli 2019 sampai 15 Agustus 2019
2.      Share Pamflet ke 3 group WA dan follow IG pacgalis kemudian kirim bukti screenshot ke 0823-3659-7983 (Rekanita Isna Fitriyati)

    D.     PENGIRIMAN KARYA
1. Kirim puisi dalam bentuk PDF (diketik), dikirim ke www.pacgalis92@gmail.com dengan nama file sebagai: PACGALIS_Nama_Asal Sekolah
2.      Batas akhir pengiriman puisi adalah pada tanggal 25 Agustus 2019 pukul 23.59 WIB.

    E.      TANGGAL PENTING
1.      Pendaftaran online: 25 Juli  2019 –  23 Agustus 2019
2.      Batar akhir pengiriman: 25 Agustus 2019
3.      Penjurian: 26-28 Agustus 2019
4.      Pengumuman Pemenang: 29 Agustus 2019 (di http://bit.ly/Lombaku )
5.      Penyerahan hadiah: 30 Agustus 2019

    F.      SISTEMATIKA PENULISAN
1.      Naskah puisi berbahasa baku Indonesia EYD
2.      Naskah 1 puisi diketik maksimal 2 halaman dalam kertas A4
3.      Font: Times New Roman, size: 12, spasi: 1,5
4.      Ukuran kertas A4 rata kiri atau tengah
5.      Pada lembar berikutnya peserta menuliskan biodata singkat maksimal 150 kata.

    G.     PENGHARGAAN
1.      Juara 1: Piala + Uang Rp. 300.000,- + Sertifikat
2.      Juara 2: Piala + Uang Rp. 250.000,- + Sertifikat
3.      Juara 3: Piala + Uang Rp. 200.000,- + Sertifikat
4.      20 Besar: mendapatkan e-sertifikat sebagai 20 penulis puisi terbaik

    H.     LAIN-LAIN
Segala hal yang belum diatur dalam panduan ini akan diinformasikan pada kemudian hari.

    I.        KONTAK
Jika ada pertanyaan mengenai sistematika penulisan maka hubungi nomor WhatApp: 0823-3659-7983 (Rekanita Isna Fitriyati)

Website:  www.pacgalis.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Melatih Kesabaran

Pentingnya Melatih Kesabaran عن أبي سَعيد سعدِ بن مالكِ بنِ سنانٍ الخدري رضي الله عنهما: أَنَّ نَاسًا مِنَ الأَنْصَارِ سَألوا رسولَ الله صلى الله عليه وسلم فَأعْطَاهُمْ، ثُمَّ سَألوهُ فَأعْطَاهُمْ، حَتَّى نَفِدَ مَا عِندَهُ، فَقَالَ لَهُمْ حِينَ أنْفْقَ كُلَّ شَيءٍ بِيَدِهِ: ((مَا يَكُنْ عِنْدي مِنْ خَيْر فَلَنْ أدَّخِرَهُ عَنْكُمْ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ، وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللهُ. وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأوْسَعَ مِنَ الصَّبْر)). مُتَّفَقٌ عليه. Dari Abu Said iaitu Sa'ad bin Malik bin Sinan al-Khudri radhiallahu 'anhuma bahwasanya ada beberapa orang dari kaum Anshar meminta - sedekah - kepada Rasulullah s.a.w., lalu beliau memberikan sesuatu pada mereka itu, kemudian mereka meminta lagi dan beliau pun memberinya pula sehingga habislah harta yang ada di sisinya, kemudian setelah habis membelanjakan segala sesuatu dengan tangannya itu beliau bersabda: "Apa saja kebaikan - yakni harta - yang ada ...

Hubbul Wathan

  HUBBUL WATHAN Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Hubbul Wathon minal Iman Wala Takun minal Hirman Inhadlu Alal Wathon  (2 X) Indonesia Biladi Anta 'Unwanul Fakhoma Kullu May Ya'tika Yauma Thomihay Yalqo Himama Pusaka hati wahai tanah airku Cintamu dalam imanku Jangan halangkan nasibmu Bangkitlah, hai bangsaku! Indonesia negriku Engkau Panji Martabatku Siapa datang mengancammu Kan binasa dibawah durimu!

Memelihara Sunnah

Memelihara Sunah عن أَبي نَجيحٍ العِرباضِ بنِ سَارية رضي الله عنه قَالَ: وَعَظَنَا رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَوعظةً بَليغَةً وَجِلَتْ مِنْهَا القُلُوبُ، وَذَرَفَتْ مِنْهَا العُيُونُ، فَقُلْنَا: يَا رسولَ اللهِ، كَأَنَّهَا مَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ فَأوْصِنَا، قَالَ: ((أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإنْ تَأمَّر عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ، وَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اختِلافًا كَثيرًا، فَعَليْكُمْ بسُنَّتِي وسُنَّةِ الخُلَفاءِ الرَّاشِدِينَ المَهْدِيِيِّنَ عَضُّوا عَلَيْهَا بالنَّواجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ؛ فإنَّ كلَّ بدعة ضلالة)). رواه أَبُو داود والترمذي، وَقالَ: ((حديث حسن صحيح)). Dari Abu Najih al-'Irbadh bin Sariyah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. pernah memberikan wejangan kepada kita semua, iaitu suatu wejangan yang mengesankan sekali, hati dapat menjadi takut kerananya, matapun dapat bercucuran. Kita lalu berkata: "Ya Rasulullah, seolah-olah itu adalah wejangan seseorang yang hendak bermohon diri. Ole...