Skip to main content

Ramadhan Ceria dan Berkah bersama Pelajar NU Galis


Ramadhan ceria & berkah merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada bulan ramadhan dan kajian rutin setiap tahun  Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama  (PAC IPNUIPPNU) Galis. Tepatnya di kediaman rekanita Mariya Ulfa, desa Galis kecamatan Galis kabupaten Pamekasan (19/05/2019) sekaligus ketua panitia Ramadhan ceria.

Kegiatan ini berlangsung seharian, diawali BAKSOS (bakti sosial), Khotmil Qur'an, aspirasi kritik/saran dan diakhiri dengan BUBAR (buka bareng). Sekitar 25 orang ikut berpatisipasi dalam acara Ramadhan ceria & berkah yang dihadiri oleh PAC IPNU IPPNU dan PK/PR se-Kecamatan Galis.

"Dengan terlaksananya acara tersebut saya mengharapkan bisa menanamkan sikap loyal, saling kerjasama, saling tolong menolong dan meningkatkan rasa persaudaraan terhadap masyarakat utamanya terhadap anggota" ungkap Mariya Ulfa selaku ketua panitia.

Dalam waktu bersamaan, Fathiyatul Jannah  berharap kedepannya semua program ini terus berjalan sampai nanti masa jabatnnya selesai.

"Harapan saya pribadi kepada organisasi tercinta IPNU IPPNU, nengingat acara ini sangat penting dan menumbuhkan rasa kemanusiaan  maka patut untuk dilanjutkan mengngat masa jabatnnya saya sudah tinggal 1 tahun lagi " tutur ketua IPPNU Kecamatan Galis itu

Badrud Tamam juga mengungkapkan bahwa acara ini menunjukkan bahwa organisasi IPNU-IPPNU itu peduli terhadap masyarakat miskin dan masyarakat lemah.

"Dengan aksi turun kejalan melihat bagaimana kondisi masyarakat Galis serta memberikan bantuan kepadanya, setidak kami bisa memberi motivasi kepada para pelajar untuk peduli terhadap masyarakat yg kurang mampu." Ungkap ketua IPNU Kecamatan Galis itu

Reporter  : Yati
Editor    : Batam

Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Melatih Kesabaran

Pentingnya Melatih Kesabaran عن أبي سَعيد سعدِ بن مالكِ بنِ سنانٍ الخدري رضي الله عنهما: أَنَّ نَاسًا مِنَ الأَنْصَارِ سَألوا رسولَ الله صلى الله عليه وسلم فَأعْطَاهُمْ، ثُمَّ سَألوهُ فَأعْطَاهُمْ، حَتَّى نَفِدَ مَا عِندَهُ، فَقَالَ لَهُمْ حِينَ أنْفْقَ كُلَّ شَيءٍ بِيَدِهِ: ((مَا يَكُنْ عِنْدي مِنْ خَيْر فَلَنْ أدَّخِرَهُ عَنْكُمْ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ، وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللهُ. وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأوْسَعَ مِنَ الصَّبْر)). مُتَّفَقٌ عليه. Dari Abu Said iaitu Sa'ad bin Malik bin Sinan al-Khudri radhiallahu 'anhuma bahwasanya ada beberapa orang dari kaum Anshar meminta - sedekah - kepada Rasulullah s.a.w., lalu beliau memberikan sesuatu pada mereka itu, kemudian mereka meminta lagi dan beliau pun memberinya pula sehingga habislah harta yang ada di sisinya, kemudian setelah habis membelanjakan segala sesuatu dengan tangannya itu beliau bersabda: "Apa saja kebaikan - yakni harta - yang ada ...

Hubbul Wathan

  HUBBUL WATHAN Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Hubbul Wathon minal Iman Wala Takun minal Hirman Inhadlu Alal Wathon  (2 X) Indonesia Biladi Anta 'Unwanul Fakhoma Kullu May Ya'tika Yauma Thomihay Yalqo Himama Pusaka hati wahai tanah airku Cintamu dalam imanku Jangan halangkan nasibmu Bangkitlah, hai bangsaku! Indonesia negriku Engkau Panji Martabatku Siapa datang mengancammu Kan binasa dibawah durimu!

Memelihara Sunnah

Memelihara Sunah عن أَبي نَجيحٍ العِرباضِ بنِ سَارية رضي الله عنه قَالَ: وَعَظَنَا رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَوعظةً بَليغَةً وَجِلَتْ مِنْهَا القُلُوبُ، وَذَرَفَتْ مِنْهَا العُيُونُ، فَقُلْنَا: يَا رسولَ اللهِ، كَأَنَّهَا مَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ فَأوْصِنَا، قَالَ: ((أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإنْ تَأمَّر عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ، وَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اختِلافًا كَثيرًا، فَعَليْكُمْ بسُنَّتِي وسُنَّةِ الخُلَفاءِ الرَّاشِدِينَ المَهْدِيِيِّنَ عَضُّوا عَلَيْهَا بالنَّواجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ؛ فإنَّ كلَّ بدعة ضلالة)). رواه أَبُو داود والترمذي، وَقالَ: ((حديث حسن صحيح)). Dari Abu Najih al-'Irbadh bin Sariyah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. pernah memberikan wejangan kepada kita semua, iaitu suatu wejangan yang mengesankan sekali, hati dapat menjadi takut kerananya, matapun dapat bercucuran. Kita lalu berkata: "Ya Rasulullah, seolah-olah itu adalah wejangan seseorang yang hendak bermohon diri. Ole...