Skip to main content

Sahur bersama dan Kuliah Subuh


Oleh   : Jamaluddin

Galis Pamekasan (15/6/2018) tepatnya pada bulan puasa hari ke-29 jam 03.00 dini hari anggota IPNU Galis mengadakan acara sahur bersama untuk meningkatkan solidaritas anggota IPNU Galis. Sebelum acara sahur bersama dimulai beberapa anggota memasak di dapur yang sudah ada disana dan masakan yang dimasakpun ala kadarnya, tapi insyaallah mengenyangkan dan bisa menguatkan untuk menahan lapar seharian. Waktu Imsak kira-kira kurang 30 menit anggota IPNU Galis mulai sahur bersama, meskipun makanan yang dimasak ala kadarnya tapi karena kebersamaan alhamdulillah mereka puas dengan hidangan yang telah mereka masak. Setelah itu, mereka mencuci piring dan ada juga yang bersiap-siap untuk berangkat ke masjid untuk menunaikan sholat subuh berjamaah.
Kira-kira jam 04.30 pagi, habis sholat subuh berjamaah mereka kembali ke kantor dan sembari menunggu Ust. Thoha untuk melanjutkan acara selanjutnya yaitu kuliah subuh. 15 menit kemudian Ust. Thoha datang dan para anggota menyambutnya dengan bersalaman kepadanya secara bergantian. Setelah itu, mereka duduk dengan rapi untuk mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Thoha dengan tema “hal-hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut datangnya hari kemenangan”. Dalam tausiyah ini beliau memaparkan tentang hari kemenangan sesuai dengan kata-kata yang sering kita dengar pada saat menyambut hari kemenangan yaitu minal aidin wal faidzin wal maqbulin mohon maaf lahir dan batin. Banyak orang yang mengucapkan kata-kata tersebut, tapi untuk menyesuaikan dengan kata-kata tersebut itu sangat sulit dan banyak hal-hal yang perlu dilakukan untuk menyambut datangnya hari lebaran. Dengan adanya program seperti ini semoga bisa menjadikan anggota IPNU Galis lebih baik dalam menjalakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah yang lain. Amin ya rabbal ‘alamin.

Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Melatih Kesabaran

Pentingnya Melatih Kesabaran عن أبي سَعيد سعدِ بن مالكِ بنِ سنانٍ الخدري رضي الله عنهما: أَنَّ نَاسًا مِنَ الأَنْصَارِ سَألوا رسولَ الله صلى الله عليه وسلم فَأعْطَاهُمْ، ثُمَّ سَألوهُ فَأعْطَاهُمْ، حَتَّى نَفِدَ مَا عِندَهُ، فَقَالَ لَهُمْ حِينَ أنْفْقَ كُلَّ شَيءٍ بِيَدِهِ: ((مَا يَكُنْ عِنْدي مِنْ خَيْر فَلَنْ أدَّخِرَهُ عَنْكُمْ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ، وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللهُ. وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأوْسَعَ مِنَ الصَّبْر)). مُتَّفَقٌ عليه. Dari Abu Said iaitu Sa'ad bin Malik bin Sinan al-Khudri radhiallahu 'anhuma bahwasanya ada beberapa orang dari kaum Anshar meminta - sedekah - kepada Rasulullah s.a.w., lalu beliau memberikan sesuatu pada mereka itu, kemudian mereka meminta lagi dan beliau pun memberinya pula sehingga habislah harta yang ada di sisinya, kemudian setelah habis membelanjakan segala sesuatu dengan tangannya itu beliau bersabda: "Apa saja kebaikan - yakni harta - yang ada ...

Memelihara Sunnah

Memelihara Sunah عن أَبي نَجيحٍ العِرباضِ بنِ سَارية رضي الله عنه قَالَ: وَعَظَنَا رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَوعظةً بَليغَةً وَجِلَتْ مِنْهَا القُلُوبُ، وَذَرَفَتْ مِنْهَا العُيُونُ، فَقُلْنَا: يَا رسولَ اللهِ، كَأَنَّهَا مَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ فَأوْصِنَا، قَالَ: ((أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإنْ تَأمَّر عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ، وَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اختِلافًا كَثيرًا، فَعَليْكُمْ بسُنَّتِي وسُنَّةِ الخُلَفاءِ الرَّاشِدِينَ المَهْدِيِيِّنَ عَضُّوا عَلَيْهَا بالنَّواجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ؛ فإنَّ كلَّ بدعة ضلالة)). رواه أَبُو داود والترمذي، وَقالَ: ((حديث حسن صحيح)). Dari Abu Najih al-'Irbadh bin Sariyah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. pernah memberikan wejangan kepada kita semua, iaitu suatu wejangan yang mengesankan sekali, hati dapat menjadi takut kerananya, matapun dapat bercucuran. Kita lalu berkata: "Ya Rasulullah, seolah-olah itu adalah wejangan seseorang yang hendak bermohon diri. Ole...

Hubbul Wathan

  HUBBUL WATHAN Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Hubbul Wathon minal Iman Wala Takun minal Hirman Inhadlu Alal Wathon  (2 X) Indonesia Biladi Anta 'Unwanul Fakhoma Kullu May Ya'tika Yauma Thomihay Yalqo Himama Pusaka hati wahai tanah airku Cintamu dalam imanku Jangan halangkan nasibmu Bangkitlah, hai bangsaku! Indonesia negriku Engkau Panji Martabatku Siapa datang mengancammu Kan binasa dibawah durimu!